Suka duka kuliah di luar negri

Suka Duka Studi di Luar Negeri

Banyak mahasiswa Indonesia yang menginginkan kuliah di luar negri, sebenarnya apa sih enak ga enaknya kuliah di luar negri? Yuk kita lihat..
Bersekolah di luar negeri merupakan impian yang memiliki keuntungan seperti:
1. Pengalaman baru.
Dengan kuliah di luar negeri berarti akan menemukan suasana baru yang secara otomatis akan mendapatkan pengalaman baru yang tidak didapati di dalam negeri. Semakin banyaknya pengalaman di luar negeri maka orang tersebut akan mengerti tentang dunia luar.

2. Memiliki teman dari mancanegara
Memiliki teman dari mancanegara akan memperbanyak dan menambah koneksi yang nantinya akan sangat berguna sebagai penunjang karier, apalagi jika berencana menetap dan bekerja di luar negeri. Selain hal tersebut keuntungan lain yang bisa didapatkan adalah dapat bertukar informasi dan pengalaman.

3. Pendidikan di luar negeri (terutama di negara maju) pendidikannya lebih maju
Biasanya tingkat pendidikan diluar negeri ditunjang dengan teknologi yang maju terutama di negara yang sudah maju. Selain itu universitas diluar negeri (negara maju) peringkatnya lebih tinggi dan statusnya lebih diakui dan terakreditasi. Bisa juga melakukan studi perbandingan antara pendidikan di dalam negeri dan luar negeri.

4.Memudahkan mencari pekerjaan di dalam negeri
Setelah lulus kuliah dari universitas di luar negeri dan berkeinginan berkarier di dalam negeri, maka ijazah yang didapat dari luar negeri akan memudahkan mencari pekerjaan karena biasanya dianggap memiliki prestisi yang lebih tinggi.

Meski ada keuntungan atau suka dalam studi di luar negeri, namun perlu diingat ada beberapa hal-hal yang mungkin tidak diinginkan (duka) seperti:
1. Kesedihan berpisah dengan keluarga.
Mungkin untuk pertama kalinya akan muncul rasa takut karena membayangkan hidup sendiri di negeri orang. Dengan kuliah di luar negeri pasti harus berpisah dengan keluarga dan akan menimbulkan rasa home sick. Tapi tenang, dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini solusinya pun mudah. Cukup dengan menggunakan fasilitas seperti email, telepon dan jejaring komunitas seperti Facebook, Friendster atau Twitter, rasa kangen itu bisa terobati. Jika ingin bertatap muka, cukup memakai fasilitas web camera. Tidak sulit kan?

2. Kendala cuaca yang ekstrem
Jika sebelumnya terbiasa dengan dua musim yakni musim kemarau dan musim hujan, maka saat kuliah di negara yang memiliki empat musim tentunya harus bisa beradaptasi dengan kendala cuaca yang sangat ekstrem, terutama saat musim dingin dan musim panas.

3. Kendala Bahasa
Bila kuliah di negeri orang yang bahasa Inggrisnya merupakan bahasa utama mungkin itu tidak masalah. Tetapi lain halnya bila kuliah di negara yang mayoritas penduduknya tidak berbahasa Inggris. Maka dari itu kita harus rajin mencoba mempelajari bahasa yang digunakan oleh penduduk lokal.

4. Sistem Pendidikan yang Berbeda
Di Indonesia, selama bertahun-tahun kita diajarkan untuk mendengarkan dosen atau guru mengajar dimana para mahasiswa atau murid hanya berpartisipasi secara pasif. Di negara maju, setiap kuliah atau seminar justru didominasi oleh mahasiswa. Satu persatu mahasiswa harus mengulas setiap jurnal ilmiah yang telah disediakan. Dosen hanya berperan mengomentari atau memberi pertanyaan. Mahasiswa dituntut aktif mengkritik, kalau bisa habis-habisan, setiap jurnal ilmiah yang sedang ditelaah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s